aku, mereka dan semua.

secebis yang tinggal.


Reblogged from kari-shma
Sometimes I get so caught up in my own problems that I forget how amazing the world is. Wendelin Van Draanen, Runaway
Reblogged from karenapuisiituindah
Aku tak berani berjanji untuk tak pernah pergi. Namun aku selalu berdoa, semoga kita selalu bersama, sesulit apapun keadaannya. Tia Setiawati Priatna
Reblogged from karenapuisiituindah
Mereka yang benar-benar sabar, tidak pernah mengaku telah bersabar. Seperti juga yang berkorban, tak akan merasa sudah berkorban. Tia Setiawati Priatna
Reblogged from karizunique
Mungkin aku bisa bahagia dengan uang, namun aku bisa sedih tanpa kamu.
Reblogged from karenapuisiituindah
Semoga kesepianmu di dunia tak pernah membuatmu lupa, bahwa masih ada cinta Tuhan selain cinta antar manusia. Tia Setiawati Priatna
Reblogged from istikharahcinta
Kita sering maukan hari yang cerah tapi Allah mengetahui, hakikatnya hujan perlu diturunkan.. Kita sering inginkan keseronokkan, jauh sekali kesusahan tetapi Allah lebih mengetahui, kesusahan itu mengajar arti kehidupan.. Kita sering inginkan ketenangan, hakikatnya diri penuh dosa dan kejahatan kerana manusia tidak dapat lari dari kesilapan.. Semuanya bukan hukuman, tapi sebagai tanda kasih sayang Tuhan agar kita lebih tabah.. Itulah ujian dan dugaan dari-Nya pada hambanya untuk mengenal arti kesabaran :) (via nureyralanz)

(Source: istikharahcinta, via theheartbook)

Reblogged from theheartbook
Air hujan mengaliri bumi, ialah kehidupan bagi biji. Air mata mengaliri pipi, ialah kehidupan bagi hati Salim A. Fillah (via theheartbook)
Reblogged from karenapuisiituindah
Barangkali, Tuhan memberikanmu keraguan, karena Ia ingin kau memikirkan kembali sebelum memutuskan. Tia Setiawati Priatna (via karenapuisiituindah)
Reblogged from sitaelanda
Cinta itu tentang melihat senyum pada wajah sosok yang kamu cinta.
Cinta itu tentang mendengar tawa dari sosok yang kamu cinta.
Achmad Lutfi (via sitaelanda)

(via theheartbook)

Reblogged from kari-shma
Love is what makes you smile when you’re tired. Paulo Coelho (via kari-shma)